Kalah Segala Sektor, Argentina Harus Akui Keunggulan Spanyol di Partai Puncak
By Admin
Spanyol versus Argentina
nusakini.com, Tim nasional Spanyol resmi menobatkan diri sebagai penguasa baru sepak bola jagat raya. Skuad berjuluk La Roja tersebut berhasil menumbangkan Argentina dengan skor tipis 1-0 dalam laga puncak Piala Dunia 2026 yang digelar di New York New Jersey Stadium pada Senin, 20 Juli 2026 dini hari Wita.
Kendati papan skor hanya menunjukkan keunggulan satu gol, jalannya pertandingan memperlihatkan dominasi yang mencolok dari anak-anak asuh Spanyol. Berdasarkan data resmi pertandingan yang dihimpun setelah laga, Spanyol mengendalikan penuh jalannya permainan dengan mencatatkan 65 persen penguasaan bola, sementara Argentina dipaksa bertahan dan hanya kebagian 35 persen aliran bola.
Kebuntuan dalam partai final ini baru pecah pada masa paruh kedua perpanjangan waktu, tepatnya di menit ke-106. Penyerang Spanyol, Ferran Torres, menjadi pahlawan kemenangan setelah berhasil memanfaatkan umpan matang dari Nico Williams untuk menjebol gawang Argentina. Gol tersebut lahir dari tekanan bertubi-tubi La Roja yang melepaskan total 20 tembakan sepanjang pertandingan, dengan 12 di antaranya tepat sasaran.
Sebaliknya, barisan depan Argentina yang dipimpin oleh kapten Lionel Messi dibuat tidak berdaya. Skuad Albiceleste dilaporkan kesulitan mengembangkan permainan dan terputus dari jalur suplai serangan. Sepanjang 120 menit laga berjalan, Argentina tercatat hanya mampu melepaskan 2 tembakan tanpa ada satu pun yang mengarah tepat ke gawang Spanyol. Bahkan, pada paruh pertama pertandingan, statistik menunjukkan Argentina sama sekali tidak memproduksi tembakan.
Kondisi Argentina kian sulit setelah gelandang Enzo Fernandez diusir keluar lapangan oleh wasit akibat menerima kartu kuning kedua pada pengujung waktu normal. Bermain dengan 10 orang sejak awal extra time, lini pertahanan Argentina praktis digempur habis-habisan. Beruntung, ketangguhan kiper Emiliano Martinez di bawah mistar gawang berhasil mementahkan sejumlah peluang emas Spanyol, sehingga mencegah kekalahan yang lebih besar sebelum gol Ferran Torres tercipta.
Melalui kemenangan ini, Spanyol berhak mengangkat trofi Piala Dunia 2026, sekaligus menegaskan keunggulan taktis mereka yang dominan di hampir seluruh lini permainan atas sang rival dari Amerika Selatan. (*)